Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Agustus 2010

Atasi Masalah Pada Data di Harddisk Anda (Windows File/Data Recovery)

Jika anda sering menggunakan komputer tentunya tidak asing lagi dengan yang dinamakan hardisk. Nah terkadang kita pun sering mengalami masalah dengan komputer kita baik itu dari software atau hardware. Berikut ini tips untuk mengatasi masalah pada data hardisk anda.

Anda mungkin pernah mengalami hal hal dibawah ini :

* Mendelete file penting secara tidak sengaja.




* Anda memiliki banyak nama letter drive dan secara tidak sengaja menghilangkan data dengan melakukan format pada sebuah drive letter bahkan menghapus partisi harddisk dan data anda hilang
* Atau anda lebih suka memasang seluruh harddisk baru dan yang sudah usang didalam sebuah computer. Biar kelihatan memiliki computer canggih dengan banyak harddisk.
* Virus melakukan penghapusan data termasuk data penting.
* Harddisk anda mengalami mulfunction, hal ini dapat terjadi bila storage didalam media sudah terlalu penuh dan harddisk mengalami crash.

Kita bahas kasus kasus paling konyol dilakukan pemakai computer

Mendelete file secara tidak sengaja: Ada kata pepatah sepandai pandainya tupai melompat, suatu ketika pasti akan jatuh. Mereka yang biasa biasa saja mengunakan computer, sangat jarang melakukan kesalahan ini. Karena lebih memilih berhati hati menempatkan file pada harddisk dan menjauhkan tombol Delete. Tetapi kasus ini malah terjadi ketika seseorang yang sangat mahir mengunakan computer. Terkadang malah mematikan peringatan pada sistem Windows karena dianggap menganggu. Komentarnya, kenapa harus diberikan warning jika ingin mendelete file atau directory, inikan sebuah pekerjaan rutin. Biasanya pemakai computer yang sudah ahli melakukan setup Windows dengan mematikan hal hal yang dianggap tidak perlu. Suatu ketika, ternyata file yang penting didalam sebuah directory terhapus secara tidak sengaja tanpa tanda peringatan awal

Memformat harddisk secara tidak sengaja : Kasus ini sebenarnya jarang terjadi bagi mereka yang menyusun data penting pada sebuah harddisk. Mereka yang sudah berpengalaman akan menempatkan sebuah data pada sebuah harddisk dengan drive letter tertentu. Misalnya menempatkan data penting pada harddisk pertama atau kedua. Ketika melakukan format, maka didalam hati sudah tertanam kebiasaan untuk memeriksa kembali dan memastikan drive letter yang akan diformat bukanlah drive letter atau harddisk yang berisikan data penting. Kesalahan ini sering terjadi karena turunnya konsentrasi seseorang ketika melihat nama drive letter serta partisi pada sebuah computer yang hendak dihapus atau diganti . Atau paling umum dan konyol adalah cursor mouse tergeser ke partisi yang tidak ingin diformat. Tidak percaya, nyatanya banyak kejadian seperti ini terjadi dengan memformat drive letter yang salah. Maklum sistem seperti Windows XP sangat memudahkan melakukan format harddisk



Menghilangkan partisi secara tidak sengaja : Pada sistem Windows XP sangat memudahkan seseorang melakukan format atau membuat partisi. Sedangkan untuk sistem Windows 98, partisi harus dibuat dengan sistem DOS. Sayangnya, hal yang mendasar untuk membuat partisi pada sistem Windows XP terkadang kurang dipahami. Dan secara tidak sengaja anda melakukan penghapusan pada partisi harddisk yang berisikan data penting. Sedangkan sistem Windows 98, kejadian partisi hilang karena pemakai computer lupa memindahkan option pilihan harddisk. Terlebih bila mengunakan 2 harddisk dengan kapasitas dan pembagian yang sama paling sering terjadi.

Menempatkan data pada harddisk usang : Memiliki 3-4 harddisk didalam sebuah computer mungkin kelihatan keren. Ada kebiasaan buruk bagi pemakai computer untuk tetap memanfaatkan harddisk usang. Tetapi kita harus mengetahui bahwa harddisk memiliki jangka pemakaian. Menempatkan data yang penting pada harddisk usang bukanlah hal bijaksana. Lebih baik melakukan backup atau setidaknya menempatkan data pada 2 harddisk berbeda untuk melakukan duplikat. Nyatanya banyak yang tidak memperhatikan umur dari pemakaian harddisk. Ketika harddisk tua mulai berulah seperti terjadi kerusakana fisik seperti bad sector atau harddisk mendadak tidak dapat di access barulah disadari masih ada data penting yang tertinggal didalam.

Bagi pemula sebaiknya mengenal arti Fisik Drive, Partisi dan Drive/Logical drive letter :

Dibawah ini dasar sederhana untuk mengenal sebuah drive storage

Fisik drive: Diartikan adalah bentuk storage. Bentuknya umum adalah harddisk, bentuk lainnya dapat berupa Flash drive, CD/DVD-ROM dengan media CD/DVD atau floppy drive dan lainnya. Fisik drive adalah bentuk fisik sebuah drive media penyimpan. Didalam drive nantinya dibagi menjadi beberapa partisi untuk membentuk nama drive atau dikenal sebagai drive letter

Partisi atau Partition : Diartikan pembagian sebuah storage untuk membagi atau memotong kapasitas sebuah media penyimpan atau storage menjadi bagian yang lebih kecil sesuai kebutuhan. Pembagian storage atau space atau isi kapasitas harddisk dapat diartikan sebagai partisi. Misalnya harddisk 100 GB dapat dipecah menjadi 2 dengan pembagian 50GB dan 50GB. Tetapi ada ketentuan pada susunan partisi khususnya harddisk. Pembagian ditentukan dengan Primary dan Extended partisi.

Harddisk pertama pada computer atau harddisk yang berisikan sistem booting akan diberikan nama Primary Partition atau partisi utama. Didalam Primary partisi hanya memiliki 1 drive letter, yaitu drive C.

Harddisk pertama dapat dibagi dan diberikan nama Extended Partition. Sebagai contoh anda memiliki harddisk 250GB dan membagi 2 partisi 20GB Primary dan 230GB Secondary. Maka 20GB pertama akan menjadi drive C. Sedangkan 230GB dapat dibagi lagi dengan beberapa nama drive letter yang anda butuhkan termasuk kapasitas dari masing masing drive letter. Proses pembagian Extended Partition diakhir dengan pemberian Logical drive. Misalnya anda membagi partisi Extended menjadi 5 drive letter (D-E-F-G-H) lagi dengan masing masing kapasitas 50GB, drive letter pertama memiliki letter D dan kedua menjadi drive E dan seterusnya.

Bila anda memiliki 2 harddisk, harddisk pertama harus memiliki ketentuan seperti diatas dan minimal memiliki primary partition. Sedangkan Extended Partition hanya diperlukan bila anda perlu membagi harddisk pertama, kedua dan seterusnya menjadikan beberapa drive letter lain. Bila tidak, maka harddisk pertama akan tetap berisikan Primary Partition dengan 1 drive letter saja yaitu C. Drive C dengan Primary Partition akan berisikan sistem boot pada sebuah sistem operasi.

Untuk harddisk kedua dapat dibagi tanpa Primary Partition dan dapat bagi langsung dengan Extented Partition. Cara pembagian sama seperti membagi kapasitas dari cara harddisk pertama tetapi untuk membentuk Extended Partition harus memiliki harddisk pertama dengan isi Primary Partition. Harddisk kedua dan seterusnya tidak memerlukan Primary Partition bila anda tidak memerlukan harddisk kedua dan seterusnya juga dapat melakukan boot pada sebuah computer.


Pada gambar dibawah ini adalah gambaran dari struktur pembagian sebuah storage dengan bentuk media harddisk. Sebagai contoh fisik harddisk yang digunakan adalah berkapasitas 250GB :

Primary Partition, Drive C, berisikan 20GB (19.53GB)

Extended Partition, Drive D – E – F dan seterusnya dibagi berdasarkan kebutuhan.

Melakukan recover data didalam harddisk (storage)

Sebelum hanya perusahaan software membuat software recovery harddisk. Kehilangan data dari sebuah harddisk adalah sebuah mimpi buruk

Tetapi sekarang ini adalah beberapa software yang mampu melakukan pengembalian data pada sebuah harddisk. Bila anda secara tidak sengaja menghilangkan data anda, contohnya partisi pada harddisk, logical drive yang terhapus atau harddisk secara tidak sengaja terhapus. Persiapkan langkah langkah seperti dibawah ini

* Cara yang terbaik adalah mengunakan 2 harddisk. Harddisk yang mengalami kerusakan, atau hilang data digunakan sebagai harddisk kedua. Sedangkan harddisk pertama digunakan sebagai sistem recovery dan melakukan backup data yang hilang.
* Bila anda memiliki 1 buah harddisk berisikan boot sistem dengan 1 partisi dengan Primary Partition. Langkah terbaik untuk tidak mengunakan harddisk tersebut untuk melakukan recover. Gunakan harddisk lain untuk melakukan recover dengan menginstal software recovery data. Upaya ini untuk mencegah data anda terhapus secara permanen.
* Bila anda memiliki beberapa drive letter misalnya C,D,E. Anda dapat mengunakan harddisk untuk melakukan recovery data. Dengan catatan tidak menginstall kegiatan penulisan pada drive letter yang berisi data penting dan telah terhapus secara tidak sengaja. Sebagai contoh, Data anda berada didalam drive letter E. Maka anda tidak boleh mengunakan Drive letter E untuk menginstall program apapun. Program recovery data dapat ditempatkan pada drive letter lain misalnya di D dan C.
* Bila secara tidak sengaja anda menghapus partisi harddisk anda. Anda tidak boleh mengunakan harddisk tersebut untuk melakukan install software apapun. Gunakan harddisk lain untuk mencari data anda didalam harddisk yang terhapus.
* Sekalipun harddisk anda telah kehilangan informasi atau harddisk anda mulai mengalami gangguan seperti bad sector. Sistem recovery data dapat melakukan pengembalian data anda. Asalkan harddisk masih dapat dikenal oleh harddisk pembantu untuk melakukan recovery
* Software recovery data hanya melakukan pengembalian data anda yang terhapus secara tidak sengaja. Tetapi tidak mengembalikan bentuk partisi anda seperti semula.




Undelete file / mengembalikan file terhapus

Undelete file atau mengembalikan file yang terhapus tidak terlalu sulit. Banyak software utiliti dengan menambahkan fitur undelete file.

Misalnya Tune-Up menyertakan fitur untuk mencari file atau directory yang terhapus pada sebuah drive letter. Atau dan Recover4All dengan kemampuan khusus untuk melakukan pencarian file yang terdelete. Software utility tersebut dapat mencari nama file yang telah terhapus, dan memilih apakah kondisi file yang terhapus masih baik atau utuh. Software undelete file membutuhkan input dari pemakai untuk mengembalikan nama file aslinya. Karena pada sistem WIndows, file yang dihapus akan dihapus karakter paling depan. Misalnya file anggaran.xls masih dapat ditemukan dengan nama ?nggaran.xls. Dan karakter awal harus dimasukan secara manual.

Mengembalikan data pada Partisi atau drive letter yang terhapus

Kami mencoba 2 buah software handal untuk melakukan recovery data. Kedua software dibawah ini mampu mengambil data dari sebuah storage yang telah hilang sampai tingkat logical drive atau drive letter maupun informasi pada partisi. Artinya, sebuah harddisk yang sudah dianggap tidak memiliki partisi (blank) lagi ternyata masih dapat dicari sisa data dari file yang ada didalam harddisk.

Kemampuan kedua program dibawah ini adalah :

* Mendukung FAT16, FAT32, VFAT, NTFS
* Recover file yang terhapus termasuk folder
* Mengembalian file yang hilang dari terhapusnya partisi bahkan yang terformat dengan sistem cepat / QUICK.
* Mengembalikan data dari storage yang tidak dapat di access lagi atau terjadinya corruption file dengan pencarian sector
* Mendukung multi disk format seperti IDE sampai SCSI
* Bekerja pada Sistem Windows 95 – XP dan 2003 untuk Stellar

Stellar Phoenix FAT & NTFS – Windows Data Recovery Software

GetDataBack for NTFS or FAT

Kedua software tersebut mampu mengambil data baik partisi dan drive letter yang telah anda hapus. Bahkan software recovery data akan mencoba mencari data anda walaupun harddisk atau storage media mengalami cacat fisik misalnya bad sector.

Kesimpulan

Kehilangan data baik terhapus secara tidak sengaja pada drive letter, directory dan partisi storage bukan sebuah mimpi buruk lagi. Dengan software Recovery Data, maka data anda masih dapat dikembalikan walaupun terdapat resiko tidak seluruhnya dapat diamankan. Bila anda mengalami kejadian ini, secepatnya anda mematikan computer dan melepaskan harddisk anda untuk melakukan recovery. Dan tidak disarankan melakukan recovery data pada harddisk yang sama kecuali anda mengenal betul apa yang anda lakukan. Mengenal cara kerja harddisk, dan media storage seperti jenis partisi, drive letter sangat disarankan agar mencegah kerusakan lebih dalam.

Senin, 09 Agustus 2010

Tips Mengamankan File Pada Komputer Anda

Repot memang jika satu komputer digunakan banyak orang. Anda mungkin menyimpan file-file rahasia yang tak ingin orang lain membacanya. Bagaimana mengamankan file dan folder itu dari tangan-tangan jahil?

Jika Anda merasa repot melindunginya secara manual, program-program pelindung file/folder bisa menjadi alternatif pilihan Anda. Program-program tersebut bisa diunduh di Internet. Berikut beberapa software yang bisa Anda gunakan untuk mengamankan file dan folder Anda.




1. Folder Lock
Sistem operasi Windows memang menyediakan fasilitas penyembunyi folder. Sayangnya banyak orang yang sudah mengerti bagaimana membuatnya menjadi tak tersembunyi lagi. Folder Lock mungkin bisa menjadi alternatif pilihan.

Folder Lock merupakan software pengunci folder. Program ini muncul sekitar 2 tahun yang lalu. Fungsinya hampir sama seperti gembok. Folder Lock akan memunculkan kotak dialog untuk mengisi password setiap file yang diklik. Tak hanya mengunci, file yang dilindungi pun akan menjadi tersembunyi. Fasilitas yang ditawarkan juga beragam, mulai dari perlindungan dari virus, mengenkripsi dan mengacak data.

Aplikasi ini berukuran 1,82 MB dan dapat berjalan pada platform Windows 98/ME/NT/2000/XP. Program ini bisa diperoleh melalui situs www.newsoftwares.net/folderlock. Sayangnya program tersebut merupakan shareware yang tidak gratis karena Anda harus mengeluarkan kocek US$35 untuk mendapatkannya.

2. Cryptainer LE 5.0.1
Software ini akan membuatkan Anda kontainer data atau folder yang digunakan untuk menyimpan berbagai ragam data. Anda tinggal memasukkan file-file yang akan dienkripsi ke dalam folder tersebut. Tidak hanya bisa bekerja di PC (komputer), program ini juga bisa digunakan dalam media penyimpanan lain seperti USB Drive, CD ROM, Flash Disk dan lainnya.

Selain berfungsi melindungi data, software ini juga mampu melindungi e-mail. Anda bisa mendapatkan software ini secara cuma-cuma alias gratis melalui situs http://www.cypherix.co.uk/cryptainerle/. Sama seperti Folder Lock, program ini bisa berjalan pada platform Windows 98/ME/NT/2000/XP

3. MySecretFolder
Software ini memberikan opsi pada pengguna untuk memilih fitur menyembunyikan direktori atau perlindungan folder dengan password. Opsi pertama hanya menyembunyikan saja tanpa pemberian password. Opsi kedua hanya memberikan perlindungan file dengan password saja.


Aplikasi ini dapat berjalan pada platform Windows 98, ME, 2000, Server 2003 dan Windows XP. Untuk pengunduhan, dukungan dan update, dapat diakses melalui situs http://www.my-secret-folder.com/.

4. FileGhost
FileGhost merupakan salah satu tool keamanan yang bisa digunakan untuk memproteksi file atau folder. Dengan program ini, secara aman Anda bisa mengunci, menyembunyikan, menolak (deny) file reading, file writing, mencegah langkah penghapusan file (deleting), penyalinan (copying), pemindahan (moving, pengubahan nama file/folder (renaming) dan replacing.

Program perlindungan ini juga bisa diaplikasikan pada file, folder, volume hard disk, CD/DVD-ROM, flash card atau media penyimpanan lain, tanpa memperhatikan file system yang digunakan (FAT atau NTFS).

Program ini juga sangat user friendly dan mudah digunakan. Cukup dengan men-drag and drop file Anda dan mengatur pengecekan yang diinginkan, maka program perlindungan akan segera bekerja. Dengan FileGhost, Anda tidak hanya bisa melindungi data penting Anda dari orang lain, tetapi juga dari program jahat seperti virus, trojan, spyware dan program jahat lainnya.

Soal platform, program ini berjalan pada Windows 2K/XP/2K3. Sayangnya, program ini tidak gratis. Namun untuk coba-coba saja, program ini disediakan gratis.

Cara Manual

Kalau Anda malas menggunakan software, berikut beberapa cara manual yang bisa Anda coba untuk melindungi file/folder.

A. Memproteksi file Word/Excel.

Langkah-langkahnya:
1. Bukalah file Word atau Excel yang ingin Anda lindungi.
2. Pada menu toolbar, pilihlah menu Tools kemudian pilih Options dan masuk ke menu Security.
3. Setelah Anda memasuki Security, akan muncul box dimana Anda akan diminta untuk mengetikkan password untuk melindungi file.
4. Pada sebelah kanan box tadi, terdapat menu Advanced. Jika Anda menginginkan kata kunci yang diisikan terenkripsi dengan lebih kuat, pilihlah menu ini. Pada menu Advanced, terdapat pilihan enkripsi mulai dari yang paling lemah yakni “Weak Encryption”, yang bekerja dengan operasi XOR. Level ini tidak ada pilihan panjang kata kunci.

Kemudian selevel lebih tinggi terdapat enkripsi mode “Office 97/2000 Compatible” untuk standar perlindungan file. Level selanjutnya bervariasi namun tetap dengan metode enkripsi RC4. Pada level ini, Anda sudah bisa mengisikan panjang kata kunci dengan minimal 40 hingga 128 huruf. Berbagai teknik enkripsi ditawarkan, mulai dari DSS, RSA dan AES.

5. Klik OK untuk memilih tipe enkripsi dan Anda akan kembali ke tampilan awal Security.
7. Selain itu, masih terdapat box untuk mengisikan kata kunci yang akan menawarkan pada Anda untuk perlindungan modifikasi file, apakah file tersebut dapat diubah atau hanya read-only. Rekomendasi kami, isilah box ini demi keamanan yang lebih kuat.
8. Klik OK, lalu akan muncul kotak dialog yang meminta Anda untuk mengisikan kembali kata kunci untuk membuka dan memodifikasi file.
9. Anda akan kembali pada file anda. Jangan lupa untuk menyimpannnya terlebih dahulu sebelum Anda menutupnya agar pengaruh pemberian kata kunci tadi berkhasiat.

Bagaimana jika ingin menghilangkan perlindungan tadi? Caranya:
1. Buka kembali file tersebut
2. Masuk ke bagian Security dan hapus kata kunci pada box yang telah anda isikan.
3. Klik OK
4. Kembali ke file dan simpan kembali file tersebut.

B. Melalui Regedit

Cara ini memang kurang populer jika dibandingkan dengan kinerja software yang lebih mudah. Langkahnya:
1. Klik Start > Run, lalu ketikkan regedit kemudian tekan Enter.
2. Anda akan digiring ke file HKEY_CURRENT_USER. Lalu dari HKEY_CURRENT_USER pilih Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

Di window sebelah kanan akan terdapat “NoFolderOptions”. Dobel klik NoFolderOptions, Data Type: REG_DWORD. Yang ‘diakali’ disini adalah bagian datanya. Data: (0 = disabled, 1 = enabled/sembunyikan). Jika Anda meng-enable setting ini, maka menu Folder Options yang terdapat pada Start Menu – Setting akan hilang.

Bagaimana cara memunculkan folder option kembali? Berikut langkahnya:
1. Buka menu RUN
2. ketikan gpedit.msc
3. buka user configuration
4. buka administrativ temple
5. buka Windows componen
6. buka windows explorer
7. cari menu Remove the Folder Options menu item from the tools menu
8. klik 2x lalu pilih disable OK Coba buka My Computer lihat di tab Tool pasti Folder Optionsnya sudah muncul kembali.

Selasa, 29 Juni 2010

Menghack OS UBuntu Jadi Windows XP?

Para hacker dari Tiongkok alias Cina berhasil mengubah tampilan UBuntu menjadi layaknya OS windows, terutama windows XP.


Ubuntu yang terkenal kokoh dan menurut sumber pernah dipakai oleh Yahoo akhirnya bisa dibobol oleh para hacker (mungkin sebutannya ke cracker kali ya..)
dan diubah tampilannya. Walaupun belum sampai proses final, tapi sebagian besar tampilannya sudah mirip Windows XP.
Versi kali ini setelah dihacked, tampilannya terbatas pada versi berhurufkan kanji. Apa kamu juga tau cara hack? Nah, ini tantangan untuk menghack OS Linux Ubuntu!

Jumat, 25 Juni 2010

Cara Konfigurasi SAMBA di Linux Ubuntu

Saat baru mencoba dan “ketagihan” untuk terus mencoba, membuat saya sadar bahwa seharusnya hasil “percobaan” saya tersebut selayaknya dibuatkan dokumentasi. Itulah yang terjadi ketika saya menginstal Linux pada komputer kerja saya. Open Suse adalah distro pertama yang saya install, tapi dalam perjalanannya, saya merasakan banyak kesulitan dalam melakukan konfigurasi. Maklumlah, namanya juga baru kenal dan baru belajar, inginnya sih langsung belajar konfigurasi dari konsole linux, tidak menggunakan aplikasi GUI-nya. Tapi ternyata kebanyakan mentok-nya, so…, beralihlah ke distro “sejuta umat” yaitu Ubuntu. Alhamdulillah, di distro ini saya merasa agak lebih mudah untuk melakukan konfigurasi sesuai keinginan saya, yaitu di konsole.



Setting ini mungkin sudah sangat mudah bagi pengguna Linux yang sudah lama menggunakan OS tersebut. Tapi kembali kepada maksud awal saya, mendokumentasikan hal-hal yang baru saya pelajari, untuk itulah tulisan ini tertuang.

Setting Samba pada Ubuntu

Waktu saya menginstal, Ubuntu saya belum ada Samba-nya. Gimana cara saya tahu? waktu saya kasih perintah:

# etc/init.d/samba start

Service tersebut tidak bisa jalan, yo wis, akhirnya saya coba install langsung dari terminal.

# apt-get install samba

Eh, ternyata ngga bisa juga, akhirnya saya sadar kalau Ubuntu saya belum di-update.

# apt-get update

Oh iya, dua perintah terakhir dapat dijalankan jika koneksi internet tersambung, kalau ngga? ya ngga bisa.

Selanjutnya saya ulang perintah:

# apt-get install samba

Berhasil. Selanjutnya saya ingin men-sharing sebuah folder, folder yang ingin saya sharing adalah /home/documents/. Saya jalankan nautilus dari terminal.

# nautilus

Saya menuju ke /home/documents/ , klik kanan dan pilih share options, langsung saya OK.
Lalu tugas saya selanjutnya adalah menambahkan samba user pada system

# useradd namauser

# smbpasswd -a namauser


Kemudian membuat file konfigurasi yang akan digunakan untuk menampung samba user

# pico /etc/samba/smbusers

sisipkan baris dibawah ini :

system_username = “namauser”

simpan dan keluar dari editan

Script dibawah ini untuk membuat folder sharing kita bila diakses pada komputer lain akan meminta diisikan pssword. Cari baris:

; security = user

ganti dengan:

security = user

username map = /etc/samba/smbusers

simpan dan keluar

Untuk security level = share (tidak membutuhkan password dalam mengakses samba): pastikan ada script ini:

security = share
domain master=yes
domain logons=yes
encrypt password=yes
security = share

Untuk mengetes apakah konfigurasinya telah berhasil, ketikkan perintah:

# testparm

kemudian restart sambanya

# /etc/init.d/samba restart

Mensharing folder home dengan opsi read and write

edit file smb.conf

cari baris

# By default, the home directories are exported read-only. Change next

# parameter to ‘yes’ if you want to be able to write to them.

writable = no

…

ganti dengan

…

# By default, the home directories are exported read-only. Change next

# parameter to ‘yes’ if you want to be able to write to them.

writable = yes

…

restart samba-nya

Untuk mengakses linux komputer linux saya dari komputer windows, pada start menuà run, saya ketikkan //ip_address, sama seperti mengakses komputer windows lainnya.

Dari sesama linux, cukup ketikkan: smb:///ip_address pada nautilus-nya ubuntu.

Kamis, 24 Juni 2010

Tips Mempercepat Waktu Boot dan Optimasi Kecepatan Loading di Windows

Mempercepat Waktu Booting dan Loading Windows
Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak
1.Start Menu>Run
2.Regedit
3.HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOpt imizeFunction
4.Cari "Enable" dibagian kanan regedit
5.Klik "Modify"
6.Pilih "Y to enable"
7.Reboot



Mempercepat Loading Windows Menu

Tweak ini adalah tweaking fav karena komputer kita terasa lebih cepat. Tweaking ini membuang waktu delay ketika kita mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu.

1.Start>Run
2.Regedit>Ok
3."HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\"
4.Pilih/Sorot "MenuShowDelay"
5.Klik kanan dan pilih "Modify'
6.Ketik angka "100"
7.Reboot

Jumat, 04 Juni 2010

Tutorial Membuat Flashdisk Kebal Virus

Tutorial Membuat Flashdisk Kebal Virus

1. Buatlah sebuah folder dalam falshdisk anda, dan berikan nama "autorun.inf" (tanpa tanda kutip).

2. Masuk kedalam folder yang baru saja anda buat tersebut dan buatlah sebuah dokumen notepad didalamnya. Caranya klik kanan, pilih NEW > TEXT DOCUMENT, dan berikan sembarang nama untuk file yang baru saja anda buat (hasil akhirnya seperti pada gambar). Nama ini nantinya akan kita ganti dengan beberapa karakter khusus.



3. Setelah itu, kita akan membuka program CHARACTER MAP yang ada di START > ALL PROGRAMS > ACCESORIES > SYSTEM TOOLS > CHARACTER MAP.

4. Setelah CHARACTER MAP terbuka, pilih font yang ada embel2 unicode seperti Arial Unicode atau Lucida Sans Unicode. Scroll kebawah sampai anda melihat huruf2 Jepang, Korea,Cina, ato karakter2 aneh.

5. Pilih 4 atau 5 karakter yang anda inginkan, trus klik copy.
6. Ubah nama ato rename file teks yang telah anda buat pada langkah 2 diatas. Klik kanan pada file tersebut, pilih rename, selanjutnya tekan [CTRL] + [V]. Nama file pun berubah. Jangan kaget bila nantinya anda akan melihat karakter seperti tanda kotak2 saja. Ga papa kok, itu normal kok.



7. Selesaaaaaaiiii....

Bagusan lagi setelah trik diatas uda selesai dibuat, ubah atribut folder autorun.inf jadi super hidden. Caranya, buka command prompt trus ketik F: untuk masuk ke drive FD ente (nb: sesuaikan drive FD ente. kalo drive FD ente di G, ya ketik G: ). Setelah itu ketik "attrib +s +h autorun.inf" (tanpa kutip tentunya) untuk menjadikannya super hidden.


Q: Kok bisa kebal virus ya?
A: Windows kan ga terima kalo ada 2 file yang mempunyai nama yang sama (smua orang juga tau kan). Nah, karena di FD kita uda ada nama autorun.inf, file lain ga boleh pake tu nama. Jadi virus uda ga bisa pake nama autorun.inf.

Q: Oooo, ga kaya manusia ya yang 1 nama bisa dipake banyak orang...?
A: Betul bro.

Q: Lho, kalo ga bisa dipake, kan virus bisa menghapus sendiri file ntu. Trus buat lagi deh autorun yang sesuai maunya tu virus. Gimana sih bro, tamba pusing ane nih...
A: Itulah gunanya file teks yang kita buat pake nama aneh tadi. Nama2 aneh itu dianggap virus sebagai karakternya Windows, padahal itu kan karakter unicode. Dan virus sendiri rata2 belum mendukung karakter unicode. Sampe botak tu virus ga akan bisa menghapusnya. Akhirnya FD kita aman dan terkendali.

NB. kalo di FD ada file yang tidak dikenal dengan extensi .exe, .bat, .vbs, atau berbentuk folder,foto atau film tp sewaktu di properties folder, foto atau film tersebut statusnya "application".. sangat disarankan untuk tidak dibuka dan sebaiknya file tersebut di hapus saja...

sumber: Kaskus.us

Baca Juga Artikel lain:


Rabu, 02 Juni 2010

Bikin PCB Home Made murah | Tips

Untuk membuat PCB home made, ada bermacam cara
bisa didapat di instructable.com , seabrek cara dibeber disana
tapi yang menurut saya mengeluarkan uang paling sedikit cara yg satu ini

1. Desain PCB melalui software CAD semacam Eagle layout atau sebangsanya
Tinggal googling aja, banyak tersedia EAGLE Layout Editor + kracknya

2. Print Hasil Layout PCB dengan LASER PRINTER, keatas kertas MAJALAH BEKAS. yang dipakai adalah kertas majalah (biasanya majalah bisnis) yang tipis & mengkilat. Majalah / Buletin TV kabel contoh yg paling gampang



3. Bila tidak ada printer laser, print di kertas biasa, kemudian Lakukan PhotoCopy diatas kertas majalah tadi

4. siapkan PCB polos ( 1 layer saja), bersihkan dari kotoran menggunakan kertas gosok halus

5. Panaskan SETRIKA, kemudian setrika kertas majalah yg sudah ada gambar PCB nya tadi, tekan2, di reka2 /trial&error , perkirakan transfer sudah merata

6. Rendam PCB tadi di air hangat ( dingin juga boleh) sampai kertas tipis tadi mengelupas, hati2 agar tidak merusak jalur PCB. Pastikan semua kertas yg ada di LUAR JALUR bersih , sedangkan yang di atas jalur tidak masalah jika ada sisa kertas ( asal tidak meninggalkan serat2 berlebihan) . perbaiki jalur2 yang mungkin rusak/ tipis dengan spidol permanen.

7. Siap di etching ( pake Ferry Clorit ataupun larutan HCL + H202)

8. Untuk ferry clorit, gunakan air hangat (jangan panas), perlu goyang2 tempat/ wadah etchingnya, tambahkan feri clorit ke larutan jika kekuatan oksidasinya berkurang, larutan sisa bisa disimpan & dipakai lagi untuk proses etching di lain waktu ( tambah feri clorit baru sedikit saja).

9. HCL yg umum dijual = 30 %, H202 <> 10 %, perlu penambahan air agar tidak terlalu cepat proses oksidasinya ( merusak masking )


10. HCL + H202 hanya sekali pake, sebab tidak bisa disimpan dalam botol

11. setelah proses etching dirasa selesai, bilas PCB dengan air hangat atau air mengalir (kran)

12. PCB siap di bor, setelah semua lubang komponen di bor, bersihkan masking dengan Aceton / thiner CAT A. Agar PCB tampak bersih & tidak beroksidasi dengan udara, bisa dilaminasi dengan lapisan perak (mahal), liquid tin ( mahal & jarang ada), atau di lapisi ( tipis) dengan cat semprot (lacquer) transparan ( 10 ribu juga dapet)

13. PCB siap di solder



Senin, 31 Mei 2010

Install Windows XP SP2 dari Flashdisk

Berikut ini cara meng-install Windows XP SP2 dari flashdisk.
Berikut yang harus Anda persiapkan :
  • CD Windows XP atau file image-nya (*.iso, *.nrg, dll) dalam HDD komputer anda.
  • Flashdisk (minimal 1 GB)
  • File usbbooting





Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Langkah I yakni membuat flashdisk (Max 2GB) bootable dan dengan windows xp sp2 di dalamnya.
Langkah-langkahnya sbb:
  1. Download file usbbooting dan extract di c:\usbbooting sehingga semua isi file dari rar tersebut masuk ke folder c:\usbbooting
  2. Masukkan flashdisk yang akan digunakan.
  3. Jalankan file usb_prep8cmd yang terdapat dalam folder c:\usbbooting sehingga akan muncul “Press any key to continue” lalu tekan tombol sembarang.
  4. Setelah tekan tombol tadi akan tampil windows PeToUSB. Lalu klik start untuk memformat flashdisk anda, setelah selesai format jangan dulu ditutup window-nya.
  5. Pada desktop, klik Start, pilih Run, ketik cmd (lalu tekan Enter).ketik CD\ (lalu tekan Enter)
  6. Lalu ketik CD usbbooting sehingga akan menjadi c:\usbbooting kemudian ketik bootsect.exe /nt52 G: (G adalah drive USB anda).
  7. Setelah itu akan muncul tulisan “Bootcode was successfully updated on all targeted volumes.” kemudian Tutup Command Prompt yang ini (jangan yang usbprep8 ya!!)
  8. Tutup juga windows PeToUSB.
  9. Pada windows Command Prompt yang usbprep8, tepatnya ditulisan Enter your choice : Ketik angka 1 lalu tekan Enter. Silahkan browse ke drive CD Windows XP
  10. Ketik angka 2 lalu tekan Enter. Masukkan huruf yang belum terpakai untuk nama drive, misalnya T
  11. Ketik angka 3 lalu tekan Enter. Masukkan huruf tempat drive USB Flashdisk anda. misalnya G
  12. Ketik angka 4 lalu tekan Enter. Mulai Proses copy ke USB Flashdisk.
  13. Setelah itu akan ada pertanyaan apakah anda ingin mengformat drive T. Ketik y lalu tekan enter. Kalo udah tekan enter lagi untuk melanjutkan. Trus tekan enter lagi. Nanti akan muncul popup, klik saja Yes. Klik yes lagi kalo ada popup yang muncul. Klik yes untuk melakukan unmount virtual drive. OK. Proses selesai. Silahkan tutup windows Command prompt usbprep8.
Langkah II yakni mulai meng-install windows xp sp2 dengan menggunakan flashdisk yg sudah kita buat td.
Langkah-langkahnya sbb:
  1. Nyalakan laptop, lalu tekan F2 untuk masuk BIOS. Setting boot dari USB-HDD menjadi Booting nomor 1.
  2. Setelah itu colokkan USB anda…lalu booting…kemudian pilih 1. TEXT SETUP bla bla bla…
  3. Setelah komputer restart, selanjutnya pilih yang GUI Mode (JANGAN yang TEXT MODE!!)
  4. kalau restart lagi, pilih lagi yang GUI MODE.
  5. Nah, kalo instalasi XP udah selesai, jangan dulu cabut USB Flashdisknya!!! biarkan dulu masuk ke Windows XP.
  6. Kalo udah masuk ke desktop XP, baru deh boleh cabut Flashdisknya.
  7. Jangan lupa di “Safely Remove Hardware”.
  8. Kalo XP-nya sudah running, jangan lupa masuk BIOS lagi dan kembalikan prioritas booting komputer anda, Hardisk (IDE-0) menjadi nomor 1.

Selesai. Terimakasih.



Install Microsoft Office 2007 di Laptop gak bisa?! Pasti bisa lah :)

Beberapa hari yang lalu saudara ane minta bantuin instal notebooknya dikarenakan tu notebook uda di instal defrezee, and ga' bisa dihapus.. So, mesti di instal ulang d.



Masalah awal muncul, ni notebook ga CD-ROMnya (Mank ga da y, hehe ) jadi nginstalnya bagaimana??? .. beruntung ane punya temen2 yang jago soal itu, ternyata bisa instal windows dari flasdisk. Setelah dapet tutorialnya langsung ane coba.

Masalah lain muncul, ternyata note book ini menggunakan hardisk SATA - AHCI, sempet putus asa.. akhirnya coba nyari di google.. wuis.. langsung dapet tricknya.. ternyata ada beberapa cara, tapi ane gunakan ane gunaain cara yang ini Instal Windows XP / 7 / VISTA ke Laptop dengan Hardisk SATA

Setelah windows selesai install, kemudian ane install chipset dan driver2 bawaan laptopnya…setelah selesai ane install aplikasi2 lain seperti antivirus, dll. Nah masalah mulai muncul lagi ketika ane mencoba menginstall MS Office 2007. Masalahnya yakni begitu ane install office 2007-nya, beberapa saat install jalan tetapi belom ada sepersepuluhnya install berhenti dan muncul pesan error yg menyatakan bahwa windows tidak bisa mengupdate file sistemnya. Kemudian ane mencoba mencari solusinya di mbah Google lagi.
Di sana ane menemukan bahwa ada sebuah file yg harus dimasukkan ke C:\Program Files\Common Files\Microsoft Shared\web server extensions\40\bin yakni file fp4autl.dll . File ini bisa di dapatkan dari komputer lain yg sudah terinstall office dengan OS yang sama pada folder di atas. Jika di komputer lain tidak ada, anda bisa mendapatkan file ini di CD Windows XP yg anda gunakan untuk install. Tersembunyi dalam file cab / rar (ane dapet disini FP40EXT.CAB) di folder I386 CD Windows anda.

Oke, segitu semoga bermanfaat bagi ente2 semuanya. Terimakasih.


Minggu, 30 Mei 2010

Instal Windows XP / 7 / VISTA ke Laptop dengan Hardisk SATA

Diawali dengan Laptop bermerek Acer. Banyak orang komplin, karena laptop tersebut tidak bisa di instal Windows XP. HDD not detect. Sekarang para pemakai Laptop Toshiba pun mulai banyak yang menjadi korban vista.





Untuk menginstal Windows XP pada Laptop yang menggunakan SATA AHCI, ada beberapa cara / solusi yang dapat saya berikan :

SOLUSI PERTAMA :

Gunakan Floppy eksternal untuk instal driver SATA. Namun mahalnya Floppy eksternal dan sangat amat jarang digunakan menjadikan solusi ini masih membuat orang berfikir berulang kali untuk menggunakannya.

SOLUSI KEDUA :

Instal Driver SATA langsung ke CD Windows XP, sehingga tidak perlu menggunakan Floppy eksternal lagi karena Driver SATA telah kita tambahkan ke CD Installation XP.

Kita dapat menambahkan Driver For SATA ke CD Windows XP dengan menggunakan program N-Lite.



cara lengkapnya silahkan baca disini
http://www.julkahendri.co.cc/2010/05/menginstall-windows-xp7vista-pada-hdd.html


SOLUSI KETIGA :

Cara ketiga ini adalah cara yang paling mudah dilakukan. Yaitu dengan mengubah option bios pada menu HDD mode. Ubah option-nya menjadi : ” SATA AHCI mode to IDE mode “

Syaratnya cuma satu … Bios pada laptop harus memiliki future menu tersebut. Untuk Laptop Acer sekarang sudah menggunakan future untuk merubah SATA AHCI mode to IDE mode.

Setelah melakukan perubahan pada bios silahkan langsung instalkan Windows Xp.

SOLUSI KEEMPAT :

Bila ketiga solusi di atas tidak bisa anda lakukan juga, maka silahkan download langsung saja Image Windows-XP-Dark-Edition-V.6-Power-Pack dari internet. Kamu ga usah susah-susah mikir, langsung sedot . . . langsung instal. OKE !

(Revisi Link)

http://rapidshare.com/files/134986550/DarkEditionV6.part01.rar.html

http://rapidshare.com/files/134990084/DarkEditionV6.part02.rar.html

http://rapidshare.com/files/134990519/DarkEditionV6.part03.rar.html

http://rapidshare.com/files/135003335/DarkEditionV6.part04.rar.html

http://rapidshare.com/files/135008422/DarkEditionV6.part05.rar.html

http://rapidshare.com/files/135008988/DarkEditionV6.part06.rar.html

http://rapidshare.com/files/135041889/DarkEditionV6.part07.rar.html

http://rapidshare.com/files/135120214/DarkEditionV6.part08.rar.html

http://rapidshare.com/files/135120260/DarkEditionV6.part09.rar.html

http://rapidshare.com/files/134986538/DarkEditionV6.part10.rar.html

OR

http://www.4shared.com/file/75086662/a0c50ace/DarkEditionV6part01.html

http://www.4shared.com/file/75089942/c1cc3f27/DarkEditionV6part02.html

http://www.4shared.com/file/75092547/52dd9c7d/DarkEditionV6part03.html

http://www.4shared.com/file/75094945/90a25be9/DarkEditionV6part04.html

http://www.4shared.com/file/75097257/79574b8b/DarkEditionV6part05.html

http://www.4shared.com/file/75099772/dd1f685e/DarkEditionV6part06.html

http://www.4shared.com/file/75102284/a462259a/DarkEditionV6part07.html

http://www.4shared.com/file/75105046/788ae76d/DarkEditionV6part08.html

http://www.4shared.com/file/75107735/184fe1e/DarkEditionV6part09.html

http://www.4shared.com/file/75082642/1d91ff1b/DarkEditionV6part10.html

* Password : talaythai.spaces.live.com

(keterangan : Windows berbahasa Thai)




Sabtu, 29 Mei 2010

Menginstall Windows XP/7/VISTA pada Laptop Hardisk SATA dengan Program N-Lite

Notebook dengan chipset intel paling banyak beredar saat ini. Oke, kita mulai saja. Saya menggunakan Windows Server XP SP2 sebagai contoh pembuatan installer Windows dan sebuah komputer yang sudah terinstall Windows XP :



  1. Download dotNetFramework 2.0 (22,4 MB)
  2. Download driver SATA Intel untuk Windows 32 bit (194 KB)
  3. Download nlite terbaru (2,54 MB)
  4. Install dotNetFramework 2.0 terlebih dahulu, lalu install nLite-nya.

Okay. Sekarang kita mulai mengintegrasikan driver SATA intel ke dalam installer Windows XP. Dalam hal ini saya menggunakan nlite 1.47. (maklum males download lagi)

  1. Jalankan nLite maka akan muncul tampilan seperti berikut
    Tampilan awal nLite

    Tampilan awal nLite

  2. Klik next, maka akan muncul gambar berikut
    Pilih lokasi CD

    Pilih lokasi CD

  3. Browse, seperti gambar berikut:
    Pilih lokasi CD

    Pilih lokasi CD

  4. Ada peringatan untuk folder pada harddisk untuk menyimpan sementara
    Peringatan memilih folder

    Peringatan memilih folder

  5. Pilih sebuah folder atau buat folder baru lalu OK
    Pilih atau buat folder

    Pilih atau buat folder

  6. Proses pengcopy-an, tunggu sebentar
    Capture-6

    Proses pengcopyan

    Capture-7

    Proses pengcopyan

  7. Pakai preset yang sudah ada bila ada, bila tidak next saja
    Capture-8

    Pilih preset

  8. Pilih driver dan Bootable ISO
    Capture-9

    Pilih driver

    Capture-10

    Pilih Bootable ISO

  9. Pilih driver
    Capture-11

    Masih kosong

    Capture-12

    Pilih salah satu, sama saja

    Capture-13

    Pilih semua agar bisa dipakai pada laptop lain

    Capture-14

    Klik Next saja

  10. Memulai proses, pilih Yes
    Capture-15

    Yes aja lah


    Capture-16

    Proses


    Capture-17

    Selesai

  11. Buat ISO image, Label diisi terserah saja

    Capture-18

    Buat ISO


    Capture-19

    Ketik nama dan lokasi penyimpanan


    Capture-21

    Proses


    Capture-22

    Selesai

Sebenarnya driver yang saya sertakan pada tulisan ini adalah driver Acer Aspire 4730Z, tetapi bisa dipakai pada notebook HP540 dan laptop dengan chipset southbrige ICH7M, ICH8M, dan ICH9M. Mudah-mudahan tulisan saya berguna.





Links Free Traffic And BackLink

 
Copyright © JHN-SOFT Poweredby Julka Hendri